INFOLHOKSEUMAWE.com — Generasi Inspirasi Remaja Kota Lhokseumawe (GIR-L) melatih para pelajar, mahasiswa, dan guru untuk menguasai keterampilan berbicara di depan umum secara berdampak dalam waktu singkat.
Pelatihan ini terangkum dalam Seminar Public Speaking yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe Lantai 3, pada Sabtu, 12 September 2026.
Mengusung tema “Berbicara yang berdampak dan cara memengaruhi orang lain dalam waktu 5 menit”, GIR-L menghadirkan dua pakar komunikasi sebagai narasumber utama.
Kedua pakar tersebut adalah Pendiri sekaligus Pemilik Lembaga Supravisi Balikpapan, Bagus Suprayogi, S.Psi., CH., C.Ht., CI., serta perwakilan Lembaga Self Management Indonesia, Azwar Djafar.
Saat memaparkan materi, Bagus Suprayogi menekankan bahwa public speaking merupakan kecakapan hidup (life skill) krusial yang menuntut praktik konsisten sehari-hari.
Bagus menilai semua orang memang bisa berbicara, tetapi hanya sedikit yang mampu berbicara secara bermakna menggunakan teknik khusus sehingga pesan teraktualisasi dengan baik.
Melengkapi pandangan tersebut, Azwar Djafar mengingatkan peserta bahwa aktivitas berbicara tidak sekadar mengeluarkan suara, melainkan menuntut penguasaan materi yang matang.
Azwar juga menyoroti bahwa pembicara yang hebat harus menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu dengan tidak memotong pembicaraan, tidak merasa paling pintar, serta mampu menyesuaikan diri dengan situasi.
Sebelum sesi pemaparan bergulir, Pembina GIR-L, Hajar Geubrina Dara, S.Keb., Gr., secara resmi membuka acara. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk terus mewadahi kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat.
“Kami dari GIR-L berupaya terus melaksanakan segala aktivitas yang mengarah kepada aspek positif termasuk yang kita laksanakan saat ini,” ujarnya dalam sambutan.
“Selamat mengikuti kegiatan Seminar Public Speaking ini semoga kita dapat mengambil pelajaran dan dapat kita aplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana, Mufadhal, mengapresiasi kerja keras panitia dan tingginya antusiasme peserta. Ia menyebutkan bahwa seminar ini merupakan salah satu agenda yang persiapannya memakan waktu cukup lama dan sangat dinantikan oleh peserta dari wilayah Lhokseumawe hingga Aceh Utara.
Dampak positif kegiatan ini langsung dirasakan oleh para peserta. Salah satu guru yang mengikuti seminar, Kiky atau yang akrab disapa Miss Kiky, membagikan kesan mendalamnya di penghujung acara sekaligus berharap GIR-L terus melanjutkan program serupa.
“Terima kasih kepada GIR-L atas inisiasinya melaksanakan kegiatan Seminar Public Speaking ini dan kegiatan ini sangatlah menarik dan sangat bermanfaat khususnya bagi saya pribadi,” tuturnya.
Ke depannya, GIR-L berencana menyelenggarakan kegiatan serupa yang menghadirkan narasumber hebat lain dengan tema yang menyesuaikan kebutuhan peserta. []












