INFOLHOKSEUMAWE.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Kelompok 65 Universitas Malikussaleh (Unimal) menyelenggarakan sosialisasi pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gampong Alue Lim. Kegiatan ini merupakan upaya nyata mahasiswa dalam mendukung digitalisasi usaha lokal agar lebih kompetitif di era teknologi.
Fokus utama dalam sosialisasi ini adalah pengenalan strategi pemasaran digital dan pendampingan langsung pendaftaran titik lokasi usaha ke platform Google Maps (GMaps). Langkah ini diambil guna memastikan produk dan lokasi UMKM masyarakat Alue Lim dapat ditemukan dengan mudah oleh calon konsumen melalui mesin pencari.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Agus, Nurul, dan Putri Iqlima, dengan dukungan penuh dari seluruh anggota Kelompok 65. Mereka memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya digital presence (kehadiran digital) sebagai sarana promosi gratis yang efektif dan berjangkauan luas.
“Kami tidak hanya memaparkan materi secara teori, tetapi juga melakukan pendampingan step-by-step kepada para pelaku usaha dalam mendaftarkan serta mengelola akun bisnis mereka di Google Maps,” ujar Agus.
Program ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Salah satu pedagang UMKM di Gampong Alue Lim menyatakan bahwa inisiatif mahasiswa KKN ini sangat berdampak bagi keberlangsungan usahanya.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memperluas jangkauan pemasaran. Dengan terdaftar di Google Maps, kami merasa lebih terbantu karena usaha kini lebih mudah diakses dan dikenal oleh masyarakat luas, bahkan dari luar desa,” ungkapnya.
Melalui program pengabdian ini, mahasiswa KKN PPM Unimal berharap para pelaku UMKM di Gampong Alue Lim dapat terus berkembang secara mandiri. Adaptasi terhadap teknologi digital diharapkan menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing usaha lokal di pasar yang lebih luas.
Dengan adanya titik lokasi yang akurat di platform digital, Gampong Alue Lim diharapkan mampu bertransformasi menjadi desa yang lebih berdaya secara ekonomi melalui penguatan sektor UMKM berbasis teknologi. []










