Info Lhokseumawe
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Lhokseumawe
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
31 Agustus 2026
No Result
View All Result
Info Lhokseumawe
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Artikel

Perbedaan Gender Pengaruhi Kecemasan Matematika: Siapa yang Lebih Cemas?

Oleh: Alya Nadila*

Redaksi by Redaksi
24 November 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi mathematics anxiety (kecemasan matematika)

Ilustrasi mathematics anxiety (kecemasan matematika). 📸: Dibuat menggunakan AI

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut survei yang dilakukan oleh Programme for International Student (PISA), 2018, menunjukkan kemampuan matematika Indonesia berada di peringkat 75 dari 81 negara. Artinya, kemampuan anak Indonesia dalam pelajaran matematika belum mencapai kompetensi minimum atau masih banyak yang mengalami kesulitan. Di samping itu, rasa takut dan cemas sering kali menghantui siswa saat dihadapkan dengan pembelajaran matematika, atau dikenal dengan istilah mathematics anxiety (kecemasan matematika).

Konten Terkait

Mahasiswa KKN Unimal Ajarkan Calistung Ceria Bagi Anak-Anak Desa Pulo Rayeuk

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Kenalkan Konsep “Kuliah Sambil Nyantri” di SMAN 1 Makmur

Lebih Ceria, Begini Aksi Mahasiswa KKN UNIMAL Perindah PAUD SBB Suka Ria

Perbedaan gender menjadi salah satu penyebab timbulnya kecemasan matematika, sebagaimana yang tertulis pada artikel “Pengaruh Kecemasan Matematika dan Gender terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas 8 Sekolah Menengah Pertama”, oleh Indi Mei Lita, dkk, yang dimuat pada tahun 2023 pada Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika. Struktur fisik dan biologis otak yang berbeda menyebabkan laki-laki dan perempuan memiliki cara berpikir yang berbeda, perbedaan perilaku, pengolahan kognitif, hingga pengembangan. Hal inilah yang menjadi dasar bahwa laki-laki dan perempuan berbeda dalam memahami konsep matematika dan menghadapi rasa cemas.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa jurusan Tadris Matematika, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mewawancarai dua siswa laki-laki dan dua siswi perempuan SMA sederajat di Kota Lhokseumawe melalui pesan WhatsApp yang diterima Senin (24/11/2025) guna mengetahui faktor dan kecemasan siswa laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran matematika.

Salah satu siswi perempuan, Rafiqa, menyampaikan bahwa dirinya terbilang cukup sering merasa cemas ketika pembelajaran matematika berlangsung. “Saya merasa cemas ketika guru matematika tersebut menerapkan sistem belajar yang terburu-buru dan ketat pada nilai. Saya sering takut akan menurunnya kemampuan saya terhadap materi yang dipelajari,” tulisnya.

Di samping itu, siswi perempuan lainnya, Tazkia, mengatakan bahwa matematika harus dipelajari dengan santai. “Saya rasa, pelajaran matematika perlu dipelajari dengan santai agar materi mudah dimengerti. Tetapi, terkadang saya takut tidak fokus dalam memahami materi. Saya juga takut (hasil dari) jawaban yang saya (berikan) terhadap soal yang diberikan (salah/keliru),” katanya.

Sama halnya dengan Rafiqa; Hafizh, salah seorang siswa laki-laki menyampaikan bahwa dirinya cenderung sering merasa cemas saat pembelajaran matematika. Ia mengatakan saat guru mata pelajaran tersebut memberikan materi yang terbilang rumit, ia merasa cemas karena tidak mampu memahaminya secara menyeluruh. Meski begitu, guna mengurangi rasa cemasnya, ia memilih meminta bantuan teman sebangkunya untuk menjelaskan kembali materi yang tidak ia pahami agar lebih mengerti.

Namun, hal lain disampaikan oleh Alhaitami yang juga merupakan siswa laki-laki. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu mampu dalam pelajaran matematika sehingga dirinya tidak terlalu cemas. “Biasanya Haitami di MTK juga ga terlalu apa banget, karena Haitami di MTK juga ga bisa-bisa banget. Palingan, takutnya pas disuruh jawab soal di papan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kemampuannya dalam menghafal rumus matematika juga terbilang kurang.

ADVERTISEMENT

Keempat-empatnya berusaha melakukan solusi terbaik untuk tetap menyerap ilmu yang disampaikan oleh guru: mulai dari bertanya kepada guru, meminta penjelasan ulang kepada teman, berlatih soal, berusaha tetap tenang, hingga mengubah mindset (pola pikir) dan tetap percaya diri, serta berdoa kepada Allah SWT.

* Penulis merupakan mahasiswi jurusan Tadris Matematika UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Penulis : Alya Nadila
Editor : Redaksi
Tags: GenderKecemasanMatematikaPengaruhTadris MatematikaUIN Sultanah Nahrasiyah

KontenTerkait

Kegiatan belajar membaca, menulis, dan berhitung (calistung) yang dipandu mahasiswa KKN 55 Unimal bersama anak-anak Desa Pulo Rayeuk, Kuta Makmur, Aceh Utara, yang berlangsung rutin setiap sore selama masa KKN
Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Ajarkan Calistung Ceria Bagi Anak-Anak Desa Pulo Rayeuk

26 Agustus 2026
Mahasiswa KPM Kelompok 04 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar sosialisasi kampus dan mengenalkan konsep "kuliah sambil nyantri" kepada para siswa SMAN 1 Makmur, Bireuen
Aceh

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Kenalkan Konsep “Kuliah Sambil Nyantri” di SMAN 1 Makmur

21 Agustus 2026
Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 41 Universitas Malikussaleh menghias ruang kelas PAUD SBB Suka Ria di Desa Mulieng Manyang, Kuta Makmur
Aceh Utara

Lebih Ceria, Begini Aksi Mahasiswa KKN UNIMAL Perindah PAUD SBB Suka Ria

21 Agustus 2026
Mahasiswa KPM Kelompok 11 UIN SUNA Lhokseumawe mendampingi anak-anak Desa Geudumbak mengaji pada Jumat (16/8/2026) sebagai bentuk kepedulian dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini
Aceh Utara

Tingkatkan Literasi Al-Qur’an, KPM UIN SUNA Mengajar Ngaji di Geudumbak

20 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 45 Unimal memberikan sosialisasi mengenai pengenalan area privasi tubuh kepada anak-anak di PAUD Nurul Istiqamah, Desa Blang Riek, Kuta Makmur
Aceh Utara

Kenalkan Area Privasi Tubuh, KKN Unimal Gelar Sosialisasi Edukatif untuk Anak PAUD Nurul Istiqamah

19 Agustus 2026
Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 14 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memberikan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru dan pengenalan dunia kampus kepada siswa SMAN 6 Takengon, Aceh Tengah
Pendidikan

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Kenalkan Dunia Kampus kepada Siswa SMAN 6 Takengon

13 Agustus 2026
Next Post
Mahasiswa KPM Kelompok 20 dari UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Bantu UMKM Pulo Iboih Go Digital

KPM Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe

Mahasiswa KPM Mandiri UIN SUNA Gelar Edukasi Anti-Bullying di SMPN 7 Sabang

Konten Rekomendasi

Mahasiswa KKN Kelompok 15 Universitas Malikussaleh (Unimal) mempraktikkan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari air cucian beras kepada warga Gampong Blang Dalam Baroh, Nisam, Aceh Utara

Ubah Air Cucian Beras Jadi Pupuk Organik, Inovasi KKN Unimal Bantu Petani Blang Dalam Baroh

28 Agustus 2026
Geuchik Seuneubok Drien Muhammad Isa meresmikan Peta Potensi Desa skala 1:4.000 buatan mahasiswa KKN Kelompok 30 Universitas Malikussaleh di Kuta Makmur, Aceh Utara

Inovasi KKN Unimal: Peta Potensi Desa Seuneubok Drien Tampilkan Kebun Durian hingga Peternakan

31 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 38 Universitas Malikussaleh (Unimal) membantu pelayanan Posyandu dan Posbindu di Meunasah Desa Panton Rayeuk II, Kuta Makmur, Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Bantu Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Gizi di Panton Rayeuk II

27 Agustus 2026

Trending

  • Aksi Mahasiswa KPM UIN SUNA Melestarikan Tradisi Aceh lewat Pertunjukan Rapai di Desa Cot Iboeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen

    KPM UIN SUNA Rawat Budaya Lokal Lewat Pertunjukan Rapai di Cot Iboeh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PII Lhokseumawe Sukses Gerakkan Pelajar Peduli Lingkungan Lewat ECO VIBES

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantu Desa Langkuta Bebas Sampah, Mahasiswa KKN Unimal Rakit Tempat Buangan Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ubah Air Cucian Beras Jadi Pupuk Organik, Inovasi KKN Unimal Bantu Petani Blang Dalam Baroh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hijaukan Desa, Mahasiswa KKN Unimal Tanam Bibit Pohon di Krueng Seunong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok
Info Lhokseumawe



Media Info Lhokseumawe menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Lhokseumawe secara khusus dan Aceh pada umumnya.


Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In