Info Lhokseumawe
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Lhokseumawe
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
17 April 2026
No Result
View All Result
Info Lhokseumawe
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Artikel

Perbedaan Gender Pengaruhi Kecemasan Matematika: Siapa yang Lebih Cemas?

Oleh: Alya Nadila*

Redaksi by Redaksi
24 November 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi mathematics anxiety (kecemasan matematika)

Ilustrasi mathematics anxiety (kecemasan matematika). 📸: Dibuat menggunakan AI

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut survei yang dilakukan oleh Programme for International Student (PISA), 2018, menunjukkan kemampuan matematika Indonesia berada di peringkat 75 dari 81 negara. Artinya, kemampuan anak Indonesia dalam pelajaran matematika belum mencapai kompetensi minimum atau masih banyak yang mengalami kesulitan. Di samping itu, rasa takut dan cemas sering kali menghantui siswa saat dihadapkan dengan pembelajaran matematika, atau dikenal dengan istilah mathematics anxiety (kecemasan matematika).

Konten Terkait

Ubah Gawai Jadi Sarana Belajar, KKN Unimal Kenalkan Dunia AI di SDN 7 Blang Mangat

Inovasi Pembelajaran Ramah Lingkungan, Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Teknik Ecoprint di SDN 7 Blang Mangat

Dorong Sekolah Ramah Anak, KKN Unimal Sosialisasi Stop Bullying di SDN 7 Blang Mangat

Perbedaan gender menjadi salah satu penyebab timbulnya kecemasan matematika, sebagaimana yang tertulis pada artikel “Pengaruh Kecemasan Matematika dan Gender terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas 8 Sekolah Menengah Pertama”, oleh Indi Mei Lita, dkk, yang dimuat pada tahun 2023 pada Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika. Struktur fisik dan biologis otak yang berbeda menyebabkan laki-laki dan perempuan memiliki cara berpikir yang berbeda, perbedaan perilaku, pengolahan kognitif, hingga pengembangan. Hal inilah yang menjadi dasar bahwa laki-laki dan perempuan berbeda dalam memahami konsep matematika dan menghadapi rasa cemas.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa jurusan Tadris Matematika, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mewawancarai dua siswa laki-laki dan dua siswi perempuan SMA sederajat di Kota Lhokseumawe melalui pesan WhatsApp yang diterima Senin (24/11/2025) guna mengetahui faktor dan kecemasan siswa laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran matematika.

Salah satu siswi perempuan, Rafiqa, menyampaikan bahwa dirinya terbilang cukup sering merasa cemas ketika pembelajaran matematika berlangsung. “Saya merasa cemas ketika guru matematika tersebut menerapkan sistem belajar yang terburu-buru dan ketat pada nilai. Saya sering takut akan menurunnya kemampuan saya terhadap materi yang dipelajari,” tulisnya.

Di samping itu, siswi perempuan lainnya, Tazkia, mengatakan bahwa matematika harus dipelajari dengan santai. “Saya rasa, pelajaran matematika perlu dipelajari dengan santai agar materi mudah dimengerti. Tetapi, terkadang saya takut tidak fokus dalam memahami materi. Saya juga takut (hasil dari) jawaban yang saya (berikan) terhadap soal yang diberikan (salah/keliru),” katanya.

Sama halnya dengan Rafiqa; Hafizh, salah seorang siswa laki-laki menyampaikan bahwa dirinya cenderung sering merasa cemas saat pembelajaran matematika. Ia mengatakan saat guru mata pelajaran tersebut memberikan materi yang terbilang rumit, ia merasa cemas karena tidak mampu memahaminya secara menyeluruh. Meski begitu, guna mengurangi rasa cemasnya, ia memilih meminta bantuan teman sebangkunya untuk menjelaskan kembali materi yang tidak ia pahami agar lebih mengerti.

Namun, hal lain disampaikan oleh Alhaitami yang juga merupakan siswa laki-laki. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu mampu dalam pelajaran matematika sehingga dirinya tidak terlalu cemas. “Biasanya Haitami di MTK juga ga terlalu apa banget, karena Haitami di MTK juga ga bisa-bisa banget. Palingan, takutnya pas disuruh jawab soal di papan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kemampuannya dalam menghafal rumus matematika juga terbilang kurang.

ADVERTISEMENT

Keempat-empatnya berusaha melakukan solusi terbaik untuk tetap menyerap ilmu yang disampaikan oleh guru: mulai dari bertanya kepada guru, meminta penjelasan ulang kepada teman, berlatih soal, berusaha tetap tenang, hingga mengubah mindset (pola pikir) dan tetap percaya diri, serta berdoa kepada Allah SWT.

* Penulis merupakan mahasiswi jurusan Tadris Matematika UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Penulis : Alya Nadila
Editor : Redaksi
Tags: GenderKecemasanMatematikaPengaruhTadris MatematikaUIN Sultanah Nahrasiyah

KontenTerkait

Ubah Gawai Jadi Sarana Belajar, KKN Unimal Kenalkan Dunia AI di SDN 7 Blang Mangat
Lhokseumawe

Ubah Gawai Jadi Sarana Belajar, KKN Unimal Kenalkan Dunia AI di SDN 7 Blang Mangat

13 Februari 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 56 Unimal memperkenalkan teknik ecoprint di SD Negeri 7 Blang Mangat, Desa Kuala Meuraksa, Lhokseumawe
Lhokseumawe

Inovasi Pembelajaran Ramah Lingkungan, Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Teknik Ecoprint di SDN 7 Blang Mangat

8 Februari 2026
Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 56 melaksanakan sosialisasi edukasi hukum bertajuk Stop Bullying di SD Negeri 7 Blang Mangat, Desa Kuala Meuraksa, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe
Lhokseumawe

Dorong Sekolah Ramah Anak, KKN Unimal Sosialisasi Stop Bullying di SDN 7 Blang Mangat

6 Februari 2026
Siswa SD Negeri 7 Muara Satu antusias mengikuti kegiatan “Celenganku, Tabunganku” yang digagas Kelompok 55 KKN Unimal di Desa Paloh Punti, Lhokseumawe
Lhokseumawe

KKN Unimal Dorong Budaya Menabung di SDN 7 Muara Satu Lewat Kreasi Barang Bekas

4 Februari 2026
mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 63 UIN SUNA Lhokseumawe
News

Belajar dari “Kertas Diremas”, Cara Mahasiswa KPM UIN SUNA Ajarkan Bahaya Bullying di SDN Beganding

21 November 2025
Analisis Dampak Teknologi Terhadap Manusia
Artikel

Analisis Dampak Teknologi Terhadap Manusia

12 November 2025
Next Post
Mahasiswa KPM Kelompok 20 dari UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Bantu UMKM Pulo Iboih Go Digital

KPM Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe

Mahasiswa KPM Mandiri UIN SUNA Gelar Edukasi Anti-Bullying di SMPN 7 Sabang

Konten Rekomendasi

Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menemui Inspektur Khusus Itjen Kemendagri Ihsan Dirgahayu di Jakarta, Senin (13/4), guna memperjuangkan kepastian gaji 3.698 PPPK di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Nasib Ribuan PPPK Lhokseumawe di 2026: Wali Kota Sayuti Langsung Jemput Bola ke Jakarta

14 April 2026
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI Lhokseumawe dengan lima perguruan tinggi mitra di Ruang Theater Gedung TDC PNL

BI Lhokseumawe Tambah Kuota Beasiswa Jadi 300 Mahasiswa di 2026, Ini Daftar Kampus Mitranya

16 April 2026
Kadis Kominfo Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, saat memantau proses pengangkatan sedimentasi dan perbaikan infrastruktur air guna memulihkan fungsi Waduk Pusong

Revitalisasi Waduk Pusong: Langkah Strategis Pemko Lhokseumawe Jaga Lingkungan

10 April 2026

Trending

  • Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI Lhokseumawe dengan lima perguruan tinggi mitra di Ruang Theater Gedung TDC PNL

    BI Lhokseumawe Tambah Kuota Beasiswa Jadi 300 Mahasiswa di 2026, Ini Daftar Kampus Mitranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Ribuan PPPK Lhokseumawe di 2026: Wali Kota Sayuti Langsung Jemput Bola ke Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 18 Perkara ini Bisa Diselesaikan di Tingkat Gampong, Nggak Usah ke Kantor Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan Raih Leadership Award 2025 Berkat Inovasi Pelayanan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ubah Gawai Jadi Sarana Belajar, KKN Unimal Kenalkan Dunia AI di SDN 7 Blang Mangat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok
Info Lhokseumawe



Media Info Lhokseumawe menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Lhokseumawe secara khusus dan Aceh pada umumnya.


Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In