Info Lhokseumawe
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Lhokseumawe
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
19 April 2026
No Result
View All Result
Info Lhokseumawe
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Artikel

Apakah Gen Z Membutuhkan Filsafat Ilmu?

Oleh: Annisa*

Redaksi by Redaksi
12 November 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Apakah Gen Z Membutuhkan Filsafat Ilmu?

Ilustrasi. 📷: Dibuat dengan AI

Share on FacebookShare on Twitter

Generasi Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Generasi ini hidup di era teknologi yang sangat maju, di mana hampir segala informasi dapat dengan mudah dicari melalui berbagai media publik, Sebagian besar Gen Z hidup berdampingan dengan teknologi, aktif menggunakan media sosial, mengikuti perkembangan zaman, dan mengandalkan berbagai aplikasi untuk berkomunikasi dengan teman-teman mereka. Namun, muncul satu pertanyaan menarik apakah Gen Z masih tertarik mempelajari filsafat ilmu?

Konten Terkait

Canggih! Berbekal Aplikasi Pelacak, Polsek Muara Satu Temukan HP Mahasiswa yang Hilang dalam Hitungan Jam

BI Lhokseumawe Tambah Kuota Beasiswa Jadi 300 Mahasiswa di 2026, Ini Daftar Kampus Mitranya

Nasib Ribuan PPPK Lhokseumawe di 2026: Wali Kota Sayuti Langsung Jemput Bola ke Jakarta

Filsafat ilmu menurut Aristoteles adalah ilmu tentang kebenaran yang mencakup metafisika, etika, politik, dan estetika. Lalu, apakah Gen Z masih memiliki rasa ingin tahu terhadap kebenaran? Jawabannya: iya. Generasi Z justru sangat senang mencari tahu kebenaran, kemudian mengembangkannya menjadi opini yang mereka diskusikan bersama teman-temannya.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna internet tertinggi di dunia, namun juga termasuk negara yang rentan terhadap penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial (Kominfo, 2022). Fenomena ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan berpikir kritis menjadi keterampilan yang sangat penting untuk dikembangkan di kalangan generasi muda. Literasi di era modern tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan memahami informasi secara kritis. Hal ini sejalan dengan penelitian Lestari dan Wahyuni (2021) yang menyatakan bahwa “Literasi informasi harus mencakup keterampilan berpikir kritis untuk memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara efektif.” Berpikir kritis memungkinkan seseorang membuat keputusan logis berdasarkan bukti dan argumen yang kuat. Namun, hasil survei internasional seperti PISA (Program for International Student Assessment) menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa Indonesia masih berada pada peringkat rendah dibandingkan dengan negara lain (OECD, 2019). Fakta ini memperlihatkan perlunya pendekatan baru untuk meningkatkan. kemampuan tersebut, terutama di kalangan Generasi Z. Dalam konteks ini, filsafat ilmu menawarkan solusi yang relevan. Sebagai disiplin yang mempelajari dasar-dasar ilmu pengetahuan, kebenaran, dan metode ilmiah, filsafat ilmu. dapat menjadi landasan kuat dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan literasi. Nilai-nilai dalam filsafat ilmu seperti skeptisisme konstruktif, pengujian sistematis terhadap klaim pengetahuan, serta pemahaman tentang keterbatasan manusia. dalam memperoleh kebenaran membantu generasi muda mengembangkan pola pikir yang lebih analitis, reflektif, dan rasional. Penelitian Fitriani (2022) juga mendukung hal ini. la menyatakan bahwa “Pendekatan berbasis filsafat ilmu mampu meningkatkan kemampuan analisis siswa melalui pembiasaan berpikir sistematis dan kritis.”

Dengan demikian, filsafat ilmu masih sangat penting untuk dipelajari oleh Generasi Z, agar setiap informasi yang mereka peroleh dapat diuji kebenarannya terlebih dahulu. Dalam filsafat ilmu terdapat cabang epistemologi (teori pengetahuan), yang berkaitan dengan pertanyaan seperti “Apakah ini fakta yang benar? Dari mana sumbernya?” Sikap kritis ini sangat sesuai dengan karakter Gen Z yang gemar mempertanyakan sumber dan keaslian informasi. Filsafat ilmu juga melatih seseorang untuk berpikir logis dan rasional, sejalan dengan karakter Gen Z yang suka menganalisis isu-isu yang muncul di media sosial. Contohnya, ketika seseorang mengunggah informasi tentang kesehatan, banyak Gen Z tidak langsung percaya. Mereka akan mencari tahu terlebih dahulu apakah informasi tersebut sesuai dengan fakta ilmiah

Maka, dapat disimpulkan bahwa Generasi Z sangat membutuhkan filsafat ilmu. Dengan. memahami filsafat ilmu, Gen Z dapat menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bijak dalam menyaring setiap informasi. Di tengah maraknya penyebaran informasi palsu di dunia maya, Gen Z harus menjadi generasi yang mampu mencerna setiap informasi dengan mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu.

*Penulis merupakan mahasiswi Fakultas Syariah, Jurusan Hukum Keluarga Islam UIN Sultanah Nahrasiyah

ADVERTISEMENT
Editor : Redaksi
Tags: FilsafatGen ZIlmuUIN SUNA

KontenTerkait

Personel Polsek Muara Satu saat menunjukkan ponsel mahasiswa yang berhasil ditemukan kembali di Desa Blang Pulo, Lhokseumawe
Lhokseumawe

Canggih! Berbekal Aplikasi Pelacak, Polsek Muara Satu Temukan HP Mahasiswa yang Hilang dalam Hitungan Jam

18 April 2026
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI Lhokseumawe dengan lima perguruan tinggi mitra di Ruang Theater Gedung TDC PNL
Lhokseumawe

BI Lhokseumawe Tambah Kuota Beasiswa Jadi 300 Mahasiswa di 2026, Ini Daftar Kampus Mitranya

16 April 2026
Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menemui Inspektur Khusus Itjen Kemendagri Ihsan Dirgahayu di Jakarta, Senin (13/4), guna memperjuangkan kepastian gaji 3.698 PPPK di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Lhokseumawe

Nasib Ribuan PPPK Lhokseumawe di 2026: Wali Kota Sayuti Langsung Jemput Bola ke Jakarta

14 April 2026
Kadis Kominfo Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, saat memantau proses pengangkatan sedimentasi dan perbaikan infrastruktur air guna memulihkan fungsi Waduk Pusong
Lhokseumawe

Revitalisasi Waduk Pusong: Langkah Strategis Pemko Lhokseumawe Jaga Lingkungan

10 April 2026
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menerima bantuan santunan untuk 250 anak yatim dan 100 paket sembako dari Branch Manager BSI KCP Lhokseumawe Priority, Firdaus
Lhokseumawe

Wali Kota Lhokseumawe Terima Santunan 250 Anak Yatim dan Paket Sembako dari BSI

19 Maret 2026
Pemko Lhokseumawe memulai proses pencairan THR Idulfitri 1447 H sebesar Rp22,3 miliar
Lhokseumawe

Kabar Gembira! THR ASN hingga Anggota DPRK Lhokseumawe Cair Mulai Hari Ini

13 Maret 2026
Next Post
Pertemuan antara Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar dan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman berlangsung di Ruang Kerja Menteri, Jakarta, Kamis (9/10/2025)

Wali Kota Lhokseumawe Temui Menteri Pertanian, Usulkan Penguatan Infrastruktur dan Benih Unggul

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menerima penghargaan bergengsi “Inspiring Professional & Leadership Award 2025” dari Indonesia Award Magazine di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Sabtu (11/10/2025) malam

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan Raih Leadership Award 2025 Berkat Inovasi Pelayanan Publik

Konten Rekomendasi

Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menemui Inspektur Khusus Itjen Kemendagri Ihsan Dirgahayu di Jakarta, Senin (13/4), guna memperjuangkan kepastian gaji 3.698 PPPK di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Nasib Ribuan PPPK Lhokseumawe di 2026: Wali Kota Sayuti Langsung Jemput Bola ke Jakarta

14 April 2026
Personel Polsek Muara Satu saat menunjukkan ponsel mahasiswa yang berhasil ditemukan kembali di Desa Blang Pulo, Lhokseumawe

Canggih! Berbekal Aplikasi Pelacak, Polsek Muara Satu Temukan HP Mahasiswa yang Hilang dalam Hitungan Jam

18 April 2026
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI Lhokseumawe dengan lima perguruan tinggi mitra di Ruang Theater Gedung TDC PNL

BI Lhokseumawe Tambah Kuota Beasiswa Jadi 300 Mahasiswa di 2026, Ini Daftar Kampus Mitranya

16 April 2026

Trending

  • Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI Lhokseumawe dengan lima perguruan tinggi mitra di Ruang Theater Gedung TDC PNL

    BI Lhokseumawe Tambah Kuota Beasiswa Jadi 300 Mahasiswa di 2026, Ini Daftar Kampus Mitranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Ribuan PPPK Lhokseumawe di 2026: Wali Kota Sayuti Langsung Jemput Bola ke Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Canggih! Berbekal Aplikasi Pelacak, Polsek Muara Satu Temukan HP Mahasiswa yang Hilang dalam Hitungan Jam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT PIM dan Polres Lhokseumawe Bangun Sinergi Jaga Kondusivitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 18 Perkara ini Bisa Diselesaikan di Tingkat Gampong, Nggak Usah ke Kantor Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok
Info Lhokseumawe



Media Info Lhokseumawe menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Lhokseumawe secara khusus dan Aceh pada umumnya.


Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In