INFOLHOKSEUMAWE.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe memasang kembali papan nama dusun di Gampong Blang Lancang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Minggu (2/8/2026). Inisiatif ini menghadirkan kembali penanda identitas wilayah yang telah sekian lama hilang dari gampong tersebut.
Program pengerjaan papan penanda dusun ini menjadi salah satu agenda kerja utama seluruh anggota kelompok KPM Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe selama mengabdi di tengah masyarakat Blang Lancang. Para mahasiswa merancang program ini setelah mengamati kondisi lapangan yang menunjukkan ketiadaan papan nama dusun sebagai penanda batas administrasi permukiman.
Melihat kebutuhan krusial tersebut, para mahasiswa segera mengambil langkah nyata melalui program kerja sederhana yang memberikan dampak langsung bagi warga. Seluruh anggota kelompok membagi tugas dan berkolaborasi secara aktif, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan material, merancang dan mengecat papan nama, hingga memasangnya secara cermat di titik-titik strategis.
Geuchik (Kepala Desa) Gampong Blang Lancang, Saiful Bahri, menyambut positif dan menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian mahasiswa KPM terhadap kebutuhan desa yang belum sempat terealisasi.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KPM di Gampong Blang Lancang. Nama dusun ini memang sudah lama tidak ada, jadi ketika mahasiswa menyampaikan dan membuat program pembuatan nama dusun, kami tentu sangat senang,” ujar Saiful Bahri.
Ia menegaskan bahwa keberadaan papan nama dusun memberikan manfaat praktis yang luas bagi seluruh warga gampong maupun masyarakat dari luar wilayah. Penanda visual ini memudahkan orientasi geografis serta memperjelas pembagian tata ruang gampong.
“Ini bukan hanya sekadar papan nama. Dengan adanya nama dusun, masyarakat juga lebih mudah mengetahui dan mengenali wilayahnya. Kami berterima kasih kepada mahasiswa KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe karena sudah membantu menghadirkan kembali sesuatu yang sudah lama tidak ada di gampong kami,” tambahnya.
Bagi para mahasiswa KPM Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe, peresmian papan nama dusun pada 2 Agustus 2026 menandai tuntasnya salah satu tanggung jawab akademis dan sosial mereka. Lebih dari itu, proses pengerjaan bersama ini memupuk kebersamaan dan komunikasi yang erat antara mahasiswa, warga, serta aparatur gampong.
Papan nama yang kini berdiri tegak di Gampong Blang Lancang menjadi simbol nyata dari kepedulian sosial dan kerja sama yang harmonis. Langkah kecil ini membuktikan bahwa program pengabdian tidak selalu membutuhkan kegiatan besar yang meriah, melainkan aksi tepat sasaran yang mampu memberikan kemanfaatan nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. []











