INFOLHOKSEUMAWE.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 03 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) menggelar acara “Gebyar Merah Putih” di Lapangan Desa Cot Iboeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menyajikan pelbagai perlombaan tradisional guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia bersama warga setempat.
Keceriaan dan keakraban menyelimuti lokasi acara sejak pembukaan. Anak-anak, pemuda, orang tua, hingga dosen pembimbing lapangan memadati area lapangan desa untuk mengakhiri momentum perayaan kemerdekaan dengan semangat kebersamaan.
Dua pembawa acara, Nurul Habibatul Ummah dan Raudhatu Asyura’ini, memandu jalannya seluruh rangkaian kegiatan secara energik sehingga suasana perayaan berlangsung makin semarak.
Guna memberikan hiburan sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong, panitia menyajikan pelbagai permainan rakyat yang melibatkan berbagai tingkatan usia. Pada kategori anak-anak, M. Dimas Aditya memimpin jalannya perlombaan balap kelereng dan karet dalam tepung yang memicu gelak tawa penonton.
Selain itu, Azzahra Anggriani Syahfitri mengoordinasikan lomba joget balon serta estafet air yang menuntut kekompakan dan ketangkasan para peserta muda.
Antusiasme peserta makin memuncak saat Zikria Ulfa memandu lomba makan kerupuk yang selalu menjadi ikon perayaan 17-an.
Tidak kalah seru, Wilda Syafika mengawal jalannya perlombaan estafet sarung dan pancing botol. Melalui permainan tradisional tersebut, anak-anak Desa Cot Iboeh memperoleh pengalaman berkesan dalam merayakan hari kemerdekaan bangsa secara riang gembira.
Sementara itu, puncak kemeriahan perayaan ditandai oleh berlangsungnya perlombaan tarik tambang di bawah penanggung jawab Muhammad Riyan. Pertandingan seru ini melibatkan bapak-bapak, ibu-ibu, pemudi Desa Cot Iboeh, dan mahasiswa KPM Mandiri 03.
Gemuruh sorak penonton riuh terdengar tatkala setiap tim mengerahkan seluruh tenaga untuk meraih kemenangan, mencerminkan kekuatan dan solidaritas warga desa.
Dari sisi teknis, kelancaran seluruh rangkaian Gebyar Merah Putih tidak terlepas dari kesiapan bidang perlengkapan. Nur Sabrina bersama Muhammad Riyan menyiapkan seluruh kebutuhan teknis dan peralatan lomba secara matang sejak awal hingga akhir kegiatan.
Melalui rangkaian Gebyar Merah Putih ini, mahasiswa KPM Mandiri 03 UIN SUNA berhasil membangun ruang silaturahmi yang erat tanpa sekat dengan masyarakat setempat. Gelak tawa, sorak penonton, serta semangat menyatu dalam kibaran bendera Merah Putih, membuktikan bahwa kesederhanaan perayaan mampu memperkokoh rasa persatuan dan persaudaraan di Desa Cot Iboeh. []











