INFOLHOKSEUMAWE.com — Kelompok 18 KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar sosialisasi perguruan tinggi di SMAN 1 Barusjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Program ini memacu semangat serta memperluas wawasan para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi.
Selama kegiatan, mahasiswa mengenalkan profil kampus, program studi, serta jalur seleksi masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Selain itu, mereka membagikan informasi tentang sistem pembelajaran, kegiatan kemahasiswaan, hingga peluang beasiswa.
Sosialisasi ini menjawab keterbatasan informasi dunia perkuliahan yang kerap dialami siswa di daerah. Langkah ini menjadi strategi efektif untuk menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri siswa.
Ketua Kelompok KPM, M. Rafli Pratama, menyebut sejumlah kajian pengabdian kepada masyarakat membuktikan keberhasilan sosialisasi interaktif dalam meningkatkan minat studi siswa. Di wilayah Tapanuli, sosialisasi kampus berhasil meningkatkan minat kuliah siswa dari 38,6 persen menjadi 71,4 persen.
“Sementara itu, kegiatan pengabdian di Tapanuli Selatan meningkatkan pemahaman peserta dari 40,5 persen menjadi 85,25 persen. Peningkatan tersebut mendorong lonjakan minat studi lanjut siswa dari 35 persen menjadi 75 persen,” ungkapnya, Selasa (11/8/2026).
Para mahasiswa menerapkan pendekatan partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Pendekatan ini memberi ruang bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi serta kekhawatiran mereka secara langsung.
Lebih jauh, Rafli menyampaikan pandangannya mengenai dampak positif kegiatan ini. “Kegiatan pengenalan UIN SUNA oleh mahasiswa Kelompok 18 KPM Mandiri di SMAN 1 Barusjahe merupakan manifestasi nyata dari peran mahasiswa sebagai agen literasi pendidikan tinggi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, program ini menjadi usaha kolektif untuk menumbuhkan kesadaran, memperluas wawasan, serta menguatkan keyakinan siswa bahwa cita-cita menempuh pendidikan tinggi adalah sesuatu yang layak diperjuangkan.
“Dengan keberlanjutan program-program serupa, diharapkan semakin banyak generasi muda dari daerah yang terdorong untuk melangkah lebih jauh dalam mengejar pendidikan dan masa depan yang lebih baik,” imbuh Rafli.
Sembilan mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 18 UIN SUNA Lhokseumawe merancang dan melaksanakan kegiatan ini. Tim beranggotakan M. Rafli Pratama, Annisa Putri, Juwita Pratiwi Aritonang, Widiya Ramadhani Br. Tarigan, Mutia Rahmi, Kasmawati, Sherina, Karina Amanda Saragih, dan Azra Mutiara Rifaldy. []











