INFOLHOKSEUMAWE.com — Pemulihan pascabencana tidak melulu soal pembangunan fisik dan infrastruktur. Ketangguhan mental dan psikososial keluarga justru menjadi fondasi utama untuk bangkit. Hal inilah yang mendasari sinergi antara Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Lhokseumawe dengan PT Perta Arun Gas (PAG) dalam menggelar aksi kemanusiaan di Gampong Kuala, Kecamatan Blang Mangat, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan bertajuk “Seuramoe Asa: Pulih Hari Ini, Hebat Esok Nanti” tersebut menghadirkan rangkaian program komprehensif, mulai dari trauma healing untuk 50 anak-anak hingga sesi penguatan peran bagi 100 remaja perempuan dan para ibu di wilayah setempat.
Suasana di Gampong Kuala yang sempat diselimuti kecemasan pascabencana berubah menjadi penuh keceriaan. Melalui berbagai permainan edukatif, nyanyian, dan aktivitas ekspresif, anak-anak diberikan ruang aman untuk menyalurkan perasaan mereka.
Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, menegaskan bahwa aspek emosional anak merupakan prioritas yang tidak boleh terabaikan.
“Anak-anak adalah generasi masa depan kita. Ketika mereka mengalami peristiwa bencana, bukan hanya rumah yang perlu dipulihkan, tetapi juga rasa aman dan kebahagiaan mereka. Karena itu, kita ingin hadir memberi dukungan agar mereka kembali tersenyum dan berani menatap hari esok,” ujar Yulinda.
Selain menyasar anak-anak, program ini menitikberatkan pada pemberdayaan para ibu dan remaja perempuan. Sinergi PKK dan PT PAG ini memandang bahwa keluarga adalah unit pertama yang mampu memberikan proteksi psikologis bagi anggotanya.
Dalam sesi edukasi, para peserta dibekali kemampuan pengelolaan emosi dan dukungan psikologis. Yulinda menambahkan bahwa peran ibu sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang stabil di tengah situasi sulit.
“Dalam situasi seperti ini, keluarga adalah tempat pertama bagi anak untuk merasa aman. Ibu memiliki peran besar untuk menenangkan, mendampingi, dan membangun kembali rasa percaya diri anak-anak,” tambahnya.
Keberhasilan kegiatan ini didukung oleh tenaga profesional dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe serta relawan dari Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK).
Pihak TP PKK turut memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan PT Perta Arun Gas dalam mendukung proses pemulihan sosial ini. Yulinda menegaskan komitmennya bahwa TP PKK akan terus bergerak aktif di lapangan.
“TP PKK tidak hanya bekerja di ruang-ruang pertemuan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa keluarga-keluarga di Kota Lhokseumawe tetap kuat, saling menguatkan, dan mampu bangkit bersama,” tuturnya.
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan bantuan sosial dan suvenir kepada warga sebagai bentuk kepedulian nyata. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BKMT Kota Lhokseumawe, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, perwakilan manajemen PT PAG, Camat Blang Mangat, serta jajaran pengurus PKK di tingkat kecamatan dan gampong. []









