Info Lhokseumawe
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Lhokseumawe
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
31 Agustus 2026
No Result
View All Result
Info Lhokseumawe
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Aceh

Fenomena Money Politics Ancam Integritas Pilkada Aceh

Redaksi by Redaksi
25 Oktober 2024
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Amriya Zanur, mahasiswa Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Malikussaleh.

Amriya Zanur, mahasiswa Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Malikussaleh. Foto: Dok. Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Lhokseumawe | InfoLhokseumawe.com — Fenomena money politics (politik uang) mengancam integritas, asas jujur dan adil (Jurdil) menjelang pemungutan suara dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024 mendatang.

Konten Terkait

KPM UIN SUNA Rawat Budaya Lokal Lewat Pertunjukan Rapai di Cot Iboeh

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Kenalkan Konsep “Kuliah Sambil Nyantri” di SMAN 1 Makmur

KPM UIN SUNA Meriahkan HUT Ke-81 RI Lewat Gebyar Merah Putih di Cot Iboeh

Amriya Zanur, mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (FISIP-UNIMAL) mengajak seluruh masyarakat Aceh menolak segala bentuk iming-iming dengan pemberian uang atau barang untuk memilih kandidat tertentu dalam pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota.

“Fenomena praktik politik uang yang marak terjadi menjelang Pilkada Aceh sangat merugikan sistem demokrasi yang ada di Aceh,” tulis Amriya dalam rilisnya kepada Info Lhokseumawe, Jumat (25/10/2024).

“Sejak awal hingga akhir masa kampanye pada 23 November mendatang, praktik politik uang sangat marak terjadi di kalangan masyarakat Aceh. Di seluruh wilayah Aceh, terutama di daerah-daerah terpencil yang paling umum terjadi, praktik politik uang ini,” katanya.

Amriya menyebutkan, motivasi utama politik uang adalah untuk meraih kemenangan dengan cara tidak terhormat, hal ini sangat mengurangi peran rakyat dalam pemilihan dan merusak integritas pemilihan itu sendiri.

“Politik uang juga menjadi tantangan yang serius karena berpotensi merusak demokrasi dan menodai prinsip pemilihan yang adil. Tidak hanya itu praktik politik uang juga bisa dikatakan sebagai bentuk suap yang legalitasnya sangat merusak tatanan demokrasi Aceh,” ungkapnya.

Menurutnya, praktik politik uang ini tidak hanya merusak tatanan demokrasi Aceh, akan tetapi juga berpengaruh pada timbulnya akar korupsi, dikarenakan para pemimpin yang terpilih melalui cara ini umumnya akan lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya dibandingkan dengan rakyat yang memilihnya.

ADVERTISEMENT

“Hal ini mungkin terjadi karena mereka yang sudah terpilih dengan cara ini merasa berkewajiban untuk mengembalikan modal kampanye yang telah dikeluarkan, sehingga ketika sudah menjabat praktik korupsi seperti suap dan gratifikasi menjadi satu hal yang lazim,” beber Amriya.

Lebih jauh, ia menjelaskan, praktik politik uang ini dilakukan melalui berbagai cara, seperti memberikan uang tunai dan barang kepada pemilih atau janji menyuap seseorang dengan tujuan mendapatkan suara. Selain itu, terdapat juga kemungkinan penggunaan dana kampanye yang tidak transparan dan penyalahgunaan wewenang untuk mengalirkan dana politik secara ilegal.

Meski tindak pidana politik uang sudah diatur dalam Pasal 523 ayat (1) sampai dengan ayat (3) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu/Pilkada, yang dibagi dalam 3 kategori, yakni pada saat kampanye, masa tenang dan saat pemungutan suara.

“Namun pasal ini sepertinya tidak membuat efek jera bagi peserta Pemilu/Pilkada setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan masyarakat juga dianggap masih sangat pasif dalam mengawasi praktik-praktik politik uang untuk melaporkan kepada pihak Pengawas Pemilu/Pilkada atau pihak penegak hukum yang lebih berwenang,” terangnya.

Ia juga menambahkan, politik uang merupakan ancaman serius terhadap integritas pemilihan di Aceh. Praktik ini akan merusak demokrasi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap proses politik yang ada, karena transaksi suara yang melibatkan imbalan materi pada dasarnya merupakan bentuk penipuan terhadap publik.

Sebagai bentuk pencegahan, penting untuk meningkatkan kesadaran di tengah-tengah masyarakat Aceh tentang bahaya politik uang dalam Pilkada.

“Lembaga penegak hukum dan lembaga pengawas Pemilu harus melakukan pengawasan yang ketat dan menindak tegas pelaku politik uang, apalagi pada malam menjelang pemilihan atau sering disebut Serangan Fajar, media massa juga harus berperan penting dalam memperkuat pengawasan terhadap praktik politik uang dalam Pilkada,” demikian Amriya. []

Editor : Redaksi
Sumber : Ril
Tags: Amriya Zanur UnimalFenomena money politics pilkadaFenomena politik uang pilkadaPilkada Aceh 2024

KontenTerkait

Aksi Mahasiswa KPM UIN SUNA Melestarikan Tradisi Aceh lewat Pertunjukan Rapai di Desa Cot Iboeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen
Aceh

KPM UIN SUNA Rawat Budaya Lokal Lewat Pertunjukan Rapai di Cot Iboeh

26 Agustus 2026
Mahasiswa KPM Kelompok 04 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar sosialisasi kampus dan mengenalkan konsep "kuliah sambil nyantri" kepada para siswa SMAN 1 Makmur, Bireuen
Aceh

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Kenalkan Konsep “Kuliah Sambil Nyantri” di SMAN 1 Makmur

21 Agustus 2026
Senyum bahagia warga Desa Cot Iboeh, Bireuen, menerima hadiah usai memenangkan perlombaan tradisional "Gebyar Merah Putih" HUT ke-81 RI yang diselenggarakan mahasiswa KPM Mandiri 03 UIN SUNA
Aceh

KPM UIN SUNA Meriahkan HUT Ke-81 RI Lewat Gebyar Merah Putih di Cot Iboeh

20 Agustus 2026
KPM Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe
Aceh

Mahasiswa KPM Mandiri UIN SUNA Gelar Edukasi Anti-Bullying di SMPN 7 Sabang

24 November 2025
Lhokseumawe Raih Juara Kedua dalam Musabaqah Tunas Ramadhan Ke-24 di Aceh Barat
Aceh

Lhokseumawe Raih Juara Kedua dalam Musabaqah Tunas Ramadhan Ke-24 di Aceh Barat

16 Maret 2025
Bripka Adi Syafnur Arisal bersama petani di lahan ganja yang telah dirubah menjadi lahan palawija di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Foto: Dok. Humas
Aceh

Kisah Inspiratif Bripka Adi, Polisi di Aceh yang Berhasil Ubah Lahan Ganja jadi Lahan Palawija

8 Januari 2025
Next Post
Pj Wali Kota Lhokseumawe, A Hanan, menghadiri acara pengukuhan Prabu Dewanto sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Lhokseumawe di KPw BI setempat, Lhokseumawe, Jumat (25/10/2024).

Prabu Dewanto Dikukuhkan sebagai Kepala BI Lhokseumawe, Pj Wali Kota A Hanan Sampaikan Ini

Para siswa SD Negeri 6 Nisam, saat mengikuti aktivitas mewarnai “Isi Piringku” dalam kegiatan Kejar Mimpi Goes To School yang digelar CIMB Niaga, Sabtu (26/10/2024).

Komunitas Kejar Mimpi Gelar Edukasi Literasi Keuangan di Sekolah Pedalaman Aceh Utara

Konten Rekomendasi

Kemenekraf menggelar Workshop Badan Ekraf Digital Entrepreneurship (BDE) di Hotel Diana, Lhokseumawe

Pelaku UMKM Lhokseumawe Pelajari Pemasaran Digital dan AI di Workshop BDE Kemenekraf

27 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 15 Universitas Malikussaleh (Unimal) mempraktikkan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari air cucian beras kepada warga Gampong Blang Dalam Baroh, Nisam, Aceh Utara

Ubah Air Cucian Beras Jadi Pupuk Organik, Inovasi KKN Unimal Bantu Petani Blang Dalam Baroh

28 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 38 Universitas Malikussaleh (Unimal) membantu pelayanan Posyandu dan Posbindu di Meunasah Desa Panton Rayeuk II, Kuta Makmur, Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Bantu Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Gizi di Panton Rayeuk II

27 Agustus 2026

Trending

  • Aksi Mahasiswa KPM UIN SUNA Melestarikan Tradisi Aceh lewat Pertunjukan Rapai di Desa Cot Iboeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen

    KPM UIN SUNA Rawat Budaya Lokal Lewat Pertunjukan Rapai di Cot Iboeh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PII Lhokseumawe Sukses Gerakkan Pelajar Peduli Lingkungan Lewat ECO VIBES

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ubah Air Cucian Beras Jadi Pupuk Organik, Inovasi KKN Unimal Bantu Petani Blang Dalam Baroh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hijaukan Desa, Mahasiswa KKN Unimal Tanam Bibit Pohon di Krueng Seunong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKN Unimal Bantu Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Gizi di Panton Rayeuk II

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok
Info Lhokseumawe



Media Info Lhokseumawe menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Lhokseumawe secara khusus dan Aceh pada umumnya.


Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In