Info Lhokseumawe
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Lhokseumawe
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
23 Agustus 2026
No Result
View All Result
Info Lhokseumawe
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Aceh

Kisah Inspiratif Bripka Adi, Polisi di Aceh yang Berhasil Ubah Lahan Ganja jadi Lahan Palawija

Redaksi by Redaksi
8 Januari 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bripka Adi Syafnur Arisal bersama petani di lahan ganja yang telah dirubah menjadi lahan palawija di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Foto: Dok. Humas

Bripka Adi Syafnur Arisal bersama petani di lahan ganja yang telah dirubah menjadi lahan palawija di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Foto: Dok. Humas

Share on FacebookShare on Twitter

Banda Aceh | InfoLhokseumawe.com — Kisah inspiratif personel Polres Nagan Raya Polda Aceh, Bripka Adi Syafnur Arisal patut diapresiasi. Ia diketahui berhasil mengubah lahan ganja menjadi lahan yang ditanami palawija di Beutong Ateuh Banggalang, salah satu kecamatan di Kabupaten Nagan Raya yang terletak di lereng pegunungan Aceh.

Konten Terkait

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Kenalkan Konsep “Kuliah Sambil Nyantri” di SMAN 1 Makmur

Semarakkan HUT RI, Aksi Mahasiswa KKN Unimal Sedot Antusiasme Warga Gampong Teungoh

KPM UIN SUNA Meriahkan HUT Ke-81 RI Lewat Gebyar Merah Putih di Cot Iboeh

Di balik pegunungan yang subur, Bripka Adi berhasil mengubah nasib dan kehidupan warganya. Sejak 2021, ia telah menjadi sosok yang tak hanya bertugas sebagai Kapospol di kecamatan tersebut, tetapi juga sebagai pendorong perubahan besar bagi masyarakat yang hidup dalam kesulitan.

Bagi Bripka Adi, tugas sebagai seorang polisi bukan hanya menegakkan hukum, tetapi lebih jauh lagi tentang bagaimana mengubah pola pikir dan memberikan harapan baru bagi masyarakat yang terlilit kemiskinan dan kebiasaan buruk.

Tahun 2021, ketika pertama kali bertugas di Beutong Ateuh Banggalang, Adi menyaksikan sebuah kenyataan pahit. Banyak keluarga yang kehilangan anggota keluarga mereka karena terjerat dalam lingkaran ilegal penanaman ganja. Sebuah tradisi yang sudah berlangsung lama. Namun, antara hidup dan mati, kebebasan dan penjara.

Kondisi tersebut menyentuh hati Bripka Adi. Di tengah kemiskinan yang mendera, tidak ada pilihan lain bagi masyarakat selain menanam ganja sebagai sumber mata pencaharian. Namun, Bripka Adi tidak pernah berhenti bertanya pada dirinya sendiri, “apakah ada cara untuk memberikan mereka sebuah harapan yang lebih baik?” Dari pertanyaan itulah, langkah besar tersebut dimulai.

Dengan hati yang tulus dan niat yang kuat, Bripka Adi memulai perubahan. Tanah yang dahulu digunakan untuk menanam ganja, kini diubah menjadi lahan subur untuk palawija. Kapospol itu melihat potensi alam yang luar biasa di Beutong Ateuh Banggalang, dengan tanah pegunungannya yang kaya akan unsur hara.

Bersama masyarakat, ia menggantikan kebiasaan lama dengan kebiasaan baru, yaitu menanam palawija. Sebuah langkah yang tidak hanya memberi kehidupan, tetapi juga memberi kebebasan dari belenggu hukum.

ADVERTISEMENT

Dalam waktu singkat, hasilnya mulai terlihat. Enam kelompok tani besar terbentuk di bawah binaan Bripka Adi, dengan rata-rata luas lahan sekitar 3,5 hektare per kelompok. Tidak hanya itu, Bripka Adi juga mengajarkan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka untuk menanam sayuran yang bisa dijual ke pasar.

Dengan cara ini, ia membuka peluang baru yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberi ketenangan bagi keluarga yang dulunya terbelenggu oleh masa lalu yang kelam.

Hasil panen dari kelompok tani tersebut sangat menggembirakan. Setiap kali panen, mereka dapat menghasilkan 30 ton hasil pertanian, buah dari kerja keras dan ketekunan. Namun, bagi Bripka Adi, hasil panen bukanlah hal yang paling penting. Yang lebih berarti baginya adalah kebahagiaan di wajah-wajah petani yang kini bisa hidup tenang, bebas dari rasa takut akan penangkapan, dan mulai membangun masa depan yang lebih cerah.

“Ini bukan sekadar soal bertani, terapi tentang memberi mereka kesempatan kedua dalam hidup. Tentang menunjukkan bahwa ada cara yang lebih baik untuk bertahan hidup tanpa harus kehilangan martabat” kata Bripka Adi Syafnur Arisal, dengan penuh kesungguhan, Rabu, 8 Januari 2025.

Kini, lima tahun telah berlalu sejak Bripka Adi memulai perjuangannya. Tanpa pamrih, ia terus menjadi pendorong, motivator, dan pelaku perubahan yang nyata di Beutong Ateuh Banggalang. Tugasnya sebagai polisi mungkin sudah selesai ketika ia turun dari jabatannya nanti, tetapi jejak yang ditinggalkan akan tetap terukir dalam hidup setiap keluarga yang pernah dibimbingnya.

Melalui ketulusan, keberanian, dan kerja keras, Bripka Adi Syafnur Arisal telah menunjukkan bahwa seorang polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sebagai seorang pembawa perubahan.

Di tengah perbukitan Aceh yang subur tersebut, ia telah menanam benih harapan yang kini berkembang menjadi ladang kehidupan baru. Sebuah transformasi dari ganja menuju palawija, dari ketakutan menuju harapan, dan dari kemiskinan menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. Ini adalah sebuah kisah yang mengajarkan kita bahwa perubahan besar sering dimulai dengan niat kecil yang tulus. []

Editor : Redaksi
Sumber : Ril
Tags: Kisah Inspiratif Bripka AdiKisah Inspiratif Polisi AcehLahan Ganja AcehPolres Nagan Raya

KontenTerkait

Mahasiswa KPM Kelompok 04 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar sosialisasi kampus dan mengenalkan konsep "kuliah sambil nyantri" kepada para siswa SMAN 1 Makmur, Bireuen
Aceh

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Kenalkan Konsep “Kuliah Sambil Nyantri” di SMAN 1 Makmur

21 Agustus 2026
Kemeriahan penyerahan hadiah perlombaan HUT ke-81 RI yang digelar mahasiswa KKN-PPM Kelompok 9 Unimal di Gampong Teungoh, Nisam, Aceh Utara
Aceh Utara

Semarakkan HUT RI, Aksi Mahasiswa KKN Unimal Sedot Antusiasme Warga Gampong Teungoh

21 Agustus 2026
Senyum bahagia warga Desa Cot Iboeh, Bireuen, menerima hadiah usai memenangkan perlombaan tradisional "Gebyar Merah Putih" HUT ke-81 RI yang diselenggarakan mahasiswa KPM Mandiri 03 UIN SUNA
Aceh

KPM UIN SUNA Meriahkan HUT Ke-81 RI Lewat Gebyar Merah Putih di Cot Iboeh

20 Agustus 2026
KPM Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe
Aceh

Mahasiswa KPM Mandiri UIN SUNA Gelar Edukasi Anti-Bullying di SMPN 7 Sabang

24 November 2025
Lhokseumawe Raih Juara Kedua dalam Musabaqah Tunas Ramadhan Ke-24 di Aceh Barat
Aceh

Lhokseumawe Raih Juara Kedua dalam Musabaqah Tunas Ramadhan Ke-24 di Aceh Barat

16 Maret 2025
Tim drum band Kudeta Drumline Aceh Besar foto bersama usai meraih juara Umum pada event Lhokseumawe Marching Band Competition (LMBC), di Lapangan Jenderal Sudirman, Lhokseumawe, Minggu (03/11/2024).
Lhokseumawe

Kudeta Drumline Aceh Besar Raih Juara Umum Kompetisi Marching Band Lhokseumawe

5 November 2024
Next Post
Sumur minyak mentah ilegal di Gampong Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Kramat, Kabupaten Aceh Utara. Foto: Dok. Humas

Polisi Tangkap Pelaku Eksploitasi Sumur Minyak Ilegal di Simpang Kramat Aceh Utara

Foto: Dok. Kodim 0103/Aceh Utara

Pimpin Upacara Rutin, Dandim 0103 Aceh Utara Ingatkan Prajurit Jaga Pola Hidup Sehat

Konten Rekomendasi

Kemeriahan penyerahan hadiah perlombaan HUT ke-81 RI yang digelar mahasiswa KKN-PPM Kelompok 9 Unimal di Gampong Teungoh, Nisam, Aceh Utara

Semarakkan HUT RI, Aksi Mahasiswa KKN Unimal Sedot Antusiasme Warga Gampong Teungoh

21 Agustus 2026
Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris bersama Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar meninjau suasana pembelajaran saat mempelajari konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 di Kota Lhokseumawe

Ingin Punya Sekolah Rakyat, Bupati Simeulue Studi Konsep SR Terintegrasi di Lhokseumawe

21 Agustus 2026
Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 9 Unimal menggelar sosialisasi "Stop Bullying" di SDN 1 Nisam, Aceh Utara

Cegah Perundungan Anak, Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Siswa SDN 1 Nisam

18 Agustus 2026

Trending

  • Aksi mahasiswa KKN Kelompok 36 Unimal saat mengedukasi siswa SMPN 2 Kuta Makmur, Aceh Utara

    KKN Unimal Kelompok 36 Gelar Psikoedukasi Stop Bullying di SMPN 2 Kuta Makmur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Perundungan Anak, Mahasiswa KKN Unimal Edukasi Siswa SDN 1 Nisam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebih Ceria, Begini Aksi Mahasiswa KKN UNIMAL Perindah PAUD SBB Suka Ria

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarakkan HUT RI, Aksi Mahasiswa KKN Unimal Sedot Antusiasme Warga Gampong Teungoh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPM UIN SUNA Meriahkan HUT Ke-81 RI Lewat Gebyar Merah Putih di Cot Iboeh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok
Info Lhokseumawe



Media Info Lhokseumawe menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Lhokseumawe secara khusus dan Aceh pada umumnya.


Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Lhokseumawe
    • Aceh Utara
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In