INFOLHOKSEUMAWE.com — Kelompok 67 Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) resmi merampungkan dan menyerahkan program kerja mapping (pemetaan) wilayah di Desa Kumbang Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kamis (12/2/2026). Inisiatif ini diambil sebagai langkah konkret dalam mendukung penyediaan data spasial desa yang akurat dan terintegrasi.
Kegiatan pemetaan ini mencakup seluruh wilayah Desa Kumbang Punteut yang terdiri dari lima dusun, yakni Dusun Meurandeh, Cot Di Paya, Kuta Pawoh, Cik Di Alue, dan Dusun Lampoh Bakong.
Program ini bertujuan untuk memetakan batas wilayah antardusun, fasilitas umum, sarana prasarana, hingga titik potensi desa. Data tersebut diharapkan menjadi fondasi dasar bagi pemerintah desa dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terukur dan terarah di masa depan.
Proses pengerjaan peta dilakukan secara komprehensif melalui beberapa tahapan teknis, di antaranya Pengumpulan Data Lapangan melalui observasi langsung dan penandaan titik koordinat. Selanjutnya Wawancara dengan diskusi mendalam dengan aparatur desa dan tokoh masyarakat guna memastikan validitas batas wilayah. Terakhir Pengolahan Data dalam bentuk digitalisasi data menggunakan peta dasar desa untuk menghasilkan informasi spasial yang presisi.
Mahasiswa secara detail menandai lokasi-lokasi vital seperti kantor desa, tempat ibadah, institusi pendidikan, akses jalan, serta area yang memiliki potensi ekonomi bagi desa.
Koordinator Kelompok 67 KKN-PPM Unimal menegaskan bahwa peta ini memiliki peran strategis. “Hasil mapping ini dapat menjadi referensi utama dalam pengelolaan wilayah serta penyusunan data administrasi desa yang selama ini mungkin belum terdigitalisasi dengan baik,” ujarnya.
Aparatur Desa Kumbang Punteut memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para mahasiswa. Menurut pihak desa, keberadaan peta yang terstruktur sangat membantu perangkat desa maupun pihak luar dalam mengenali distribusi sarana dan prasarana guna mendukung pelayanan publik.
Melalui kontribusi ini, mahasiswa KKN Unimal berharap masyarakat dan pemerintah desa semakin sadar akan pentingnya pemanfaatan informasi spasial demi mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. []











